Peduli Korban Banjir Bandang Garsel, KAMMI Bagikan Ratusan Sembako dan Uang Tunai

Dejurnal.com, Garut – Banjir bandang yang melanda wilayah Garut Selatan, Jawa Barat dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan termasuk rumah warga yang ada di empat Kecamatan, saat ini sedang dalam tahap proses acessment pemerintah. Dan peroses pemulihan lahan yang terdampak Oleh masyarakat serta relawan.

Bencana banjir bandang juga telah menggundang simpati dari berbagai kalangan. Bahkan beberapa menteri dan anggota DPR RI, bupati dan partai, melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung kerusakan yang diakibatkan banjir.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia PD KAMMI Garut yang langsung di pimpin oleh Ketua Umum PD KAMMI Garut, Riana Abdul Azis, S.Pd. Sigap dari hari pertama bencana melanda KAMMI sudah open donasi serta mengerahkan kader KAMMI Garut serta seluruh pengurus PD KAMMI Garut untuk melakukan pengalangan dana dan melihat secara langsung sekaligus menyalurkan bantuan paket sembako dan uang tunai hasil pengalangan dana KAMMI Garut serta kerjasama KAMMI Dengan Rumah KAMMI Peduli Pusat.

“Alhamdulilah uang yang di dapat Dari Pengalangan dana Serta Kerjasama Dengan Rumah KAMMI Peduli Sampai 4.500.000, setelah terkumpul KAMMI Langsung berangkat ke Garut Selatan Untuk memberikan Amanat dari masyarakat Garut berupa Sembako 100 san dan uang tunai Di tunjukan Ke Kp. Kaum Lebak Pamengpek RW 07,” ujarnya.

Lanjutnya, ini merupakan kepedulian KAMMI Garut Sebagai Gerakan Sosial, yang senantiasa dekat dengan rakyat dan terus bersama rakyat.

“Semoga Tali kasih yang kami jalin bisa membantu atau meringankan para korban,” ujar Ketua Umum KAMMI Garut, Riana Abdul Azis, S.Pd yang didampingi Anggota Sosmas PD KAMMI Garut, Dede Sukandi serta seluruh jajaran pengurus KAMMI Garut, Minggu – Sabtu 17-18 Oktober 2020.

Dalam kunjungannya kelokasi bencana banjir bandang, Rian, banyak keluhan dari masyarakat sulitnya mendapatkan pasokan makanan serta Ada oknum yg memanfaatkan momentum ini untuk Merauk keuntungan bantuan yang tidak sampai kepada yang layak.

“Kami sengaja memberikan secara langsung pada para korban. Ini agar langsung dirasakan oleh mereka para korban,” katanya.

Ketua KAMMI Garut, meminta agar Pemerintah Kabupaten Garut segera melakukan recovery sejumlah bangunan serta memberikan pelayanan yang optimal dan maksimal. Termasuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Serta Harus diperhatikan kesehatan para korban, apalagi saat ini kondisi pandemi Covid-19. Jangan sampai ada cluster baru,” ucapnya.

Riana mengaku, KAMMI Garut senantiasa akan terus berupaya dalam mempasilitasi masyarakat termasuk para korban yang terkena banjir bandang.

“KAMMI Garut akan terus bergotong royong dan mengintruksikan seluruh kader dan pengur KAMMI Garut untuk berada di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ada harapan yang sangat besar dari KAMMI Garut kepada pemerintah kabupaten Garut agar bantuan yang d salurkan itu tepat sasaran, dan ketika bencana datang jangan sampai menghiraukan salah satu bidang, seperti pendidikan.

Di lokasi banjir Dede Sukandi Staf SOSMAS KAMMI GARUT melakukan wawancara bersama warga yang sedang memperbaiki pasilitas umum karena tertimbun tanah, hasilnya ada temuan baru yaitu bahawa pendidikan dilokasi banjir sebelum dan sesudah ada covid 19 pendidikan terhambat karena mereka kebingungan karena skolah tidak tatap muka sehingga harus belajar ke rumah guru, dan ada pungutan biaya.

Maka dari itu KAMMI berharap agar pemerintah dengan tegas selain membatu sandang, pangan dan papan nya juga harus di bantu juga asupan pendidikan yang mudah dan terjangkau.

“Ini juga demi kebaikan dan kemajuan negara kita kedepan,” pungkasnya.***Yohannes