300 Santri Ponpes Nurul A’en Bisa Ngaji Kembali

Dejurnal.com, Bandung – Pondok Pesantren Nurul Ae’n yang sempat ditutup halamannya dengan seng, Minggu (11/10/2020) oleh beberapa orang yang mengaku ahli waris yang mewakapkan lahan tempat berdirinya pesantren tersebut akhirnya dibuka lagi, Senin (12/10/2020) setelah pihak Muspika Kecamatan Margahayu memediasiasi perundingan antara pengelola pesantren dengan pihak keluarga ahli waris.

Musyawarah dilakukan di kantor Desa Sulamenak Kecamatan Margahayu yang dihadiri oleh Camat Margahayu Moch. Ischaq, Kapolsek Margahayu Kompol Agus Wahidin, SH, Kepala Desa Sukamenak H. Ahmad Adji, sedangkan dari ahli waris diwakili oleh Zaenal Arifin, dan dari pihak pondok pesantren oleh H. Ahmad Syahidin.

Musyawarah tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya selama proses lebih lanjut menyelesaikan masalah kedua belah pihak, roses pendidikan di pesantren yang memiliki 300 santri ini terus berjalan dan kedua belah pihak menjaga kondusifitas.***di