Dejurnal.com, Bandung – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Gerindra Ir. Aep Dedi menyatakan, dirinya selalu mendorong pemenuhan kebutuhan air bersih Kabupaten Bandung. Dalam rapat-rapat.

“Kita baru mencapai 80 persen kebutuhan air bersih. Sehingga akan terus kita dorong dengan anggaran agar dalam waktu yang tidak lama akan tercapai 100 persen, ” kata Ir. Aep Dedi, di Soreang, Kamis (17/11/22).

Terkait Pengelolaan sistem penyediaan air bersih di RT 01/ RW 02 Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, yang terletak tak jauh dari tempat tinggalnya, Aep Dedi mengaku pengelolaan air bersih tersebut tinggal dimanfaatkan.

Baca Juga :   Legislator Eka Ahmad Munandar Akhir Reses Tampung Aspirasi Warga Desa Rahayu

Kemarin, Rabu (16/11/22) tempat pengelolaan air bersih tersebut dikunjungi Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Pengerjaan sarana penyediaan air bersih ini Pengerjaan sudah berjalan tiga minggu oleh CV Putra Rubby. Rencananya akan dikelola oleh BUMDes Desa Sangkanhurip.

Humaniter CV Putra Rubby Fery Rudiansyah menyebutkan, sumur sibel dengan kedalaman 70 meter ini untuk debit air 2000 liter 45-1 jam, disalurkan ke 30 sambungan rumah (KK).

Baca Juga :   Anggota DPR RI Ferdiasnyah Sosialisasi Empat Pilar di Cigintung Singajaya
Humaniter CV Putra Rubby Fery Rudiansyah. (Sopandi/dejurnal.com)

Untuk diletahui, pemerintah Kabupaten Bamdung telah menargetkan 100 persen akses air minum layak dan 15 persen air minum aman pada tahun 2020-2024. Hal ini dimanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung 2020-2024.

Pada tahun 2022, Pemkab Bandung menganggarkan Rp 63,8 miliar lebih untuk program pengembangan serta pengelolaan SPAM. Dia pun mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan program tersebut.***Sopandi