Hindari Kecelakaan, Jembatan KW 6 Kepuh Karawang Akhirnya Ditutup

Dejurnal.com, Karawang – Kontruksi Jembatan KW 6 Kepuh Kelurahan Karawang Barat yang mengalami retak tanpa pengaman mulai hari ini Sabtu (14/1/22) akhirnya ditutup, untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Diduga penutupan akses jembatan Kepuh dilakukan untuk menghidari kerusakan keretakan yang lebih lebar disamping menjaga keselamatan pemobil dan pemotor yang melintasi jembatan KW 6. Disinyalir kuat perusahaan jasa kontruksi yang mengerjakan proyek jembatan tersebut tidak sesuai bestek.

Menurut Agus, salah seorang warga pemotor mengatakan, penutupan jembatan KW 6 kemungkinan untuk menghidari kecelakaan para pemotor dan pemobil, yang melintas. Karena sisi kanan dan kiri jembatan belum dibangun pengaman, jadi bila ada kendaraan yang tergelincir dikhawatirkan nyebur ke irigasi.

Baca Juga :   Karawang Setujui PSBB, Sekda : Diterapkan Rabu Depan

“Termasuk tanah badan jembatan diduga mengalami penurunan sehingga mengakibatkan keretakan di trotoar dan keretakan di badan jalan, secara teknis saya tidak mengerti kenapa jembatan di tutup,” ungkapnya.

Panatuan Dejurnal.com dilokasi jembatan yang menelan anggaran Rp 10,5 miliar menyebutkan penutupan akses jembatan KW 6, diduga kuat akibat keretakan badan jalan jembatan serta kontur tanah menurun sehingga badan jembatan terjadi keretakan yang serius.

Selain itu bahan cor jembatan yang kurang tebal sehingga menghawatirkan para pemotor yang melintas ditambah belum dibangunnya sisi kiri jembatan sebagai pelindung apabila pemotor yang melintas tergelincir bisa kecebur irigasi karena sisi jembatan tidak ada penahan maupun bangunan pelindung

Baca Juga :   Terus Berupaya Menekan Penyebaran Covid-19, Sat Brimob Polda Jabar Giatkan Penyemprotan Disinfektan Di Ruang Publik

Kemungkina amblasnya tanah yang disamping jalan jembatan sebelah kanan arah Kepuh itu saat ini diperkirakan terjadi sejak Kamis malam lalu, sedangkan kondisi trotoar yang retak dan tanahnya terlihat amblas, berada di sebelah Utara kanan jembatan KW 6 percisnya disamping irigasi.

Kondisi keretakan di trotoar dan jalan corannya serta amblasnya tanah, belum ada yang memastikan, apa penyebabnya hal itu bisa terjadi, namun para pemotor yang melintas harus ekstra waspada demi keselamatan.

Terkait hal Kabid Jalan dan jembatan Dinas PUPR belum merespon konfirmasi dejurnal.com untuk diminta tanggapannya.

Dihubungi melalui pesan whatsapp untuk mengetahui hal ikhwal jembatan KW 6 Kepuh yang retak masih belum juga menjawab.***RF