Pemerhati Sosial Sesalkan Insiden Penyerangan Gerombolan Preman Terhadap Warga Sukaluyu Saat Menuju PT. Aichikiki

Pemerhati Sosial, Mahar Kurnia (kiri).
Pemerhati Sosial, Mahar Kurnia (kiri).

Dejurnal.com, Karawang – Insiden keributan dipintu depan masuk kawasan KIIC Senin 04 Oktober 2021 yang diduga dilakukan oleh segerombolan preman disesalkan banyak pihak, termasuk pemerhati sosial H. Mahar Kurnia.

Saat diminta pendapatnya oleh wartawan usai berkegiatan bersafari didesa Rengas Dengklok Selatan dalam rangka Giat ekonomi Desa pasca pandemi, Mahar menilai ,warga Sukaluyu yang diwakili para stake holder baik dari karang taruna dan bumdes yang menyampaikan aspirasi ke PT. Aichikiki tentulah melalui mekanisme hukum dan prosedural yang dilakukan yang bertujuan untuk menggali potensi dan menyampaikan aspirasi pada pihak perusahaan.

“Ini lumrah terjadi dan tentunya akan dilakukan oleh desa, sebagai orang lingkungan dan mungkin jika Rengas Dengklok punya industri pun akan melakukan hal yang sama, demikian dengan desa lain,” ujarnya.

Baca Juga :   Transaksi Tanah Berujung Lapor Polisi, Beberapa Pejabat di Kecamatan Karangpawitan Ikut Tersandung?
Tangkapan layar, insiden penyerangan oleh segerombolan preman terhadap warga Sukaluyu

Mengenai insiden tersebut, Mahar mempertanyakan, kenapa hal tersebut bisa terjadi, karena tidak mungkin unjuk rasa itu tidak dilakukan surat ke pihak kepolisian sebagai aparat keamanan dan perusahaan sebagai pihak tertuju tidak menyiapkan atau menanggapi aksi tersebut.

“Dan kenapa insiden itu terjadi, lebih tepatnya pihak kepolisian bisa dikonfirmasi melalui intelkam dan pihak aichikiki sebagai perusahaan yang dituju, kenapa banyak preman menghadang sampai terjadi kekerasan soal penyerangan ke warga Sukaluyu kemarin sehingga menyebabkan jatuhnya korban dari pihak warga Sukaluyu,” tuturnya.

Baca Juga :   Forkopimcam Majalaya Gelar Deklarasi Damai Pilkades

Lanjut Mahar, bahkan informasi yang diterima dari media massa, kuasa hukum warga Sukaluyu juga sudah mengantongi oknum yang terlibat atas insiden kekerasan yang terjadi kemarin.

“Saya berharap insiden ini tidak terjadi di kemudian hari kepada
Masyarakat, pihak desa dan pihak-pihak lain,” ucapnya.

Tentunya sedang berikhtiar mengatasi persoalan-persoalan ekonomi pasca pandemi, semua bisa dibicarakan baik-baik, jangan sampai Karawang tercederai cara-cara kekerasan ,yang mengganggu Kamtibmas.

“Saya berharap Polres Karawang profesional dalam menuntaskan persoalan penyerangan ke warga Sukaluyu ini, termasuk pihak Perusahaan PT. Aichikiki bertanggung jawab sebagai pihak yang tertuju untuk mendudukkan persoalan ini secara profesional,” pungkas Mahar.***RF

Video Pilihan