Jajah Desa Milangkori, Relawan Ibas Lakukan Fogging

Dejurnal.com, Ponorogo – Langkah nyata peduli sesama terus digelorakan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) dan akrab disapa Ibas. Terbukti dalam beberapa waktu lalu Ibas membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Covid-19 dan Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah pemilihannya Jawa Timur VII. 

Ibas yang saat ini menjadi anggota Komisi VI DPR RI itu berikhtiar untuk peduli secara konkret membantu masyarakat bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 dan mencegah mewabahnya DBD di Dapil Jatim VII. “Selain penyemprotan cairan disinfektan beberapa lalu,  pemasangan westafel,  pembagian masker maupun handsinitizer, Relawan Satgas Tanggap Darurat EBY juga sudah melakukan  fogging DBD di lima Kabupaten yang ada di Dapil Jatim VII,” ungkap Budi Setiyono salah satu Relawan Satgas Tanggap Darurat EBY.

Baca Juga :   Paslon Enak Diberi Waktu Hanya Tiga Hari Untuk Memperbaiki Syarat Dukungan ke KPUD Karawang

Menurutnya saat ini permintaan masyarakat di Kabupaten Ponorogo agar kawasan mereka dilakukan fogging (pengasapan) makin tinggi. Apalagi masih turunnya hujan selama Mei-Juni ini sangat rentan bisa menyebabkan meluasnya perkembangan nyamuk penyebab  demam berdarah.

Beberapa waktu lalu,  pihaknya melakukan fogging di Desa Purwosari,  Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Kali ini pada Minggu (27/6/2021) pagi, Relawan Tanggap Bencana EBY melakukan fogging di RT 002, RW 002, Dukuh Duwet, Desa Bancar,  Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.

Pihaknya berharap fogging bisa mengurangi penyebaran nyamuk  penyebab demam berdarah. “Ini adalah bentuk kepedulian Mas Ibas di saat adanya serangan nyamuk Aedhes Aghepty, ” ujar Cak Bud,  sapaan akrab Budi Setiyono.

Baca Juga :   DPD PKS Garut Gelar Rapat Kerja Daerah, Ini Hasilnya

Sedangkan Masrul Hariyanto selaku Korkab Griya Aspirasi  EBY Kabupaten Ponorogo menyampaikan pihaknya secara bergiliran akan melayani permintaan fogging yang masuk ke Tim Griya Aspirasi  EBY Kabupaten Ponorogo. “Karena keterbatasan personil, banyak permintaan masyarakat belum bisa dipenuhi. Insya Allah semuanya akan dipenuhi berdasarkan permintaan yang masuk,” imbuhnya. 

Lebih lanjut Masrul menambahkan bahwa permintaan masyarakat, lingkungannya difogging, banyak disampaikan lewat jejaring sosial Facebook maupun Whatsapp juga menghubunginya langsung melalui SMS atau telepon. “Matur suwun Mas Ibas atas kegiatan fogging di wilayah kami,” aku Basuki salah satu warga setempat.***(Muh Nurcholis) 

Video Pilihan