Gegara Ditutup, Pengelola Objek Wisata Air Dingin Alami Kerugian Besar

Dejurnal.com. Bandung – Pengelola objek wisata Victory Water Park Soreang, Donni, mengatakan pasca penutupan objek wisata air dingin pekan lalu, membuat pihaknya merugi besar.

Untuk itu, pengelola objek wisata tirta air dingin berharap Bupati Bandung Dadang Supriatna bisa segera membuka kembali objek wisata air.

“Pengaruhnya signifikan. Dampaknya bukan hanya kepada kami, tapi juga kepada pedagang kecil dan masyarakat sekitar yang kehilangan pendapatan,” ujar Donni, di Soreang, Jumat (21/5/2021).

Kerumunan yang terjadi pada pekan lalu kata Donni bukan murni kesalahan pengelola objek wisata, melainkan masyarakat yang berjubel datang dan membuat pengelola kewalahan.

Donni memaklumi penutupan dengan alasan pandemi covid-19. Karena kesehatan menurutnya terpenting diatas segala-galanya. Namun, keputusan penutupan itu tidak bisa sepenuhnya bisa diterima.

Baca Juga :   5 Orang Terduga Pelaku Penyerangan Kantor DPP Laskar NKRI Berhasil Diamankan Polres Karawang

Menurutnya, tempat wisata sebenarnya masih bisa dibuka yang penting protokol kesehatannya dijaga dengan ketat.

“Jujur untuk kasus kemarin, kami kewalahan. Mungkin karena Lembang ditutup, akhirnya masyarakat berjubel ke Pacira. Bukan hanya kami, tapi seluruh objek wisata kewalahan,”  ujarnya.

Victory Water Park sendiri kata Donni, telah berupaya melakukan pembatasan. Bahkan pada pukul 10.00 WIB pihaknya sudah menutup pintu masuk dan baru kembali membuka kunjungan pada pukul 14.00 WIB setelah banyak pengunjung yang keluar.

“Di dalam sudah kami upayakan melakukan pembatasan. Kapasitas kami itu 2.000 pengunjung, kalau dibatasi 50% jadinya 1.000 pengunjung, sudah kami upayakan membatasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Jelang Idul Adha Polres Garut Perketat PPKM Darurat Jalur Garut - Tasikmalaya

Dengan kejadian tersebut, Donni mengatakan pihaknya akan lebih meningkatkan penerapan protokol kesehatan apabila Pemkab Bandung kembali membuka wisata pemandian air dingin.

“Sesuai arahan pak Kadis Parbud setiap pengelola wisata harus memiliki tim satgas Covid-19 dan kami sudah memilikinya. Nanti akan lebih diperketat lagi. Mudah-mudahan Pak Bupati segera membuka kembali wisata tirta air dingin,” katanya.

Selain akan memperketat penerapan protokol kesehatan, Donni meyakini kedepan tidak akan ada lagi kerumunan wisatawan, mengingat momen idulfitri sudah lewat ditambah objek wisata di daerah lain sudah dibuka, sehingga wisatawan akan terpecah, tidak seperti pekan lalu.***di

Video Pilihan