Pemkab Tak Miliki Biaya Pulangkan TKW Ngesot Asal Pameungpeuk, Baznas Garut : Kami Siap Bantu

Dejurnal.com, Garut – Ketua Baznas Kabupaten Garut H. Aas Kosasih menegaskan pihak Baznas Kabupaten Garut siap membantu kepulangan pekerja migran Indonesia asal Pameungpeuk yang disiksa majikannya sampai ngesot di Saudi.

“Pihak kami sangat siap sekali untuk membantu membiayai pemulangannya, justru yang seperti inilah yang harus kita bantu, itu warga Garut, yaa Allah, kasihan,” ucap H. Rd. Aas Kosasih saat ditemui dejurnal.com di kantornya, Selasa (27/4/2021).

Menurut H. Aas, pihak Baznas membantu hal yang seperti sudah beberapa kali termasuk memulangkan beberapa pekerja yang dijual di Makasar melalui Dinsos.

“Menurut undang-undang kewajiban Dinsos, tapi kami paham mereka minim anggaran,” cetusnya.

H. Aas menyayangkan respon yang lambat dari berbagai pihak terhadap adanya warga Garut asal Pameungpeuk yang disiksa sampai ngesot di Saudi. Kendati demikian pihaknya sudah merespon dan siap bantu, yang penting jelas siapa yang memfasilitasinya.

Baca :   Pemulangan Pekerja Migran Korban Trafficking di Garut Terkendala Minimnya Anggaran

“Kami siap untuk memberikan pembiayaannya agar bisa segera cepat pulang,” ujarnya.

Ketua Baznas pun menyarankan untuk berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan Dinas Sosial. “Coba ke Pa Sekda untuk memfasilitasi pemulangan, pihak kami siap bantu pembiayaannya,” pungkas H. Aas.

Berkaitan dengan hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana saat berjanji akan mengkomunikasikan hal itu dengan pihak Dinas Sosial dan sepakat membantu pemulangan tenaga kerja asal Pameungpeuk.

“Harap memaklumi dengan keterbatasan anggaran, tapi kita konsen untuk membantu yang bersangkutan untuk segera pulang,” ujarnya.***Udg/Raesha