Ini Kesan Dena Wahyu Kelana Main di Preman Pensiun 5

Dena Wahyu Kelana. (Foto : Istimewa)
Dena Wahyu Kelana. (Foto : Istimewa)

Dejurnal.com, Bandung – Di sinema komedi Preman Pensiun 5 yang ditayang tiap hari (menemani sahur) di RCTI pada bulan Romadon ini, Dena Wahyu Kelana yang berperan sebagai Uhen yang sepaket dengan Ari Noveriana yang berperan sebagai KUN, dua orang bayaran Kang Darman, lebih banyak mendapat porsi akting, dibanding dalam movie Preman Pensiun atau ketika awal bergabung tahun 2019.

Dena, pria kelahiran tahun 1982 ini bermain untuk peran yang sama di Preman Pensiun 4 sinima garapan sutradara Aris Nugraha yang tayang di RCTI selama Bulan Romadon tahun kemarin.

“Kebanyakan pemain di Preman Pensiun karakternya pure orang-orang lapangan. Saya juga direkrut karena latar belakang sebagai peboxer Tarung Derajat. Pernah turun di Porda Karawang dan Kabupaten Bandung. Aktif di Boxer dari tahun 2000 dan giat komunitas pecinta fighter,” kata pria bertubuh atletis ini saat dihubungi di kantor Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu dimana ia pun sebagai Kasi Kesra di desa tersebut, Senin (19/4/2021).

Baca :   Atasi Banjir, Bupati Bandung Terpilih Tinjau Sungai Cikeruh Bersama PUTR dan BBWS

Di Preman Pensiun 5, dari keseluruhan 32 episode Dena bermain sebanyak 20 episode. Preman Pensiun yang tayang tiap subuh di Bulan Romadon ini baru tayang 9 episode. Dena mengaku, yang paling seru akting yang dijalaninya yakni dalam sebuah episode ketika ia dijebak oleh orang suruhan Bos Edi. Dalam cerita itu, dikira Dena dan Ari ( Uhen dan Uud) yang dihadapinya lawan sepadan, tapi ternyata Uhen dan Uud dikeroyok sehingga harus dibawa ke tempat rawat patah tulang di Citapen dengan mobil bak terbuka.

Sejak episode itu, beberapa episode Dena dan Ari lama tidak main karena seolah-olah sedang dirawat di Citapen. “Pokoknya adegan yang paling seru. Jadi jangan lupa tongton terus Preman Pensiun 5 di RCTI,” ajak Dena promosi.

Baca :   Upaya Lestarikan Seni dan Budaya Sunda, Kang DS Dukung Mulok Sekolah

Menurutnya, Preman Pensiun 5 itu selain tontonan juga jadi tungtunan. Tak hanya dalam alur cerita, tetapi dalam sikap juga. Semisal, kalau pemeran Preman Pensiun 5 tidak pernah memberi dengan tangan kiri, tapi tangan kanan. Begitu pun, setiap hal yang jelek dilakukan ada konsekwensi yang diterima. Ending Preman Pensiun 5 garapan sutradara Aris Nugraha ini sangat seru.

“Tapi rahasiah. Pokoknya tongton karena ada tungtunannya. Untuk menggarap Preman Pensiun 5 shotingnya memerlukan waktu tiga bulan dari Januari, sampai awal tayang April 2020. ***Sopandi