Camat Cilaku Dipandang Tak Serius Sikapi Polemik e-KTP Resmi Status Abal-Abal

Tampilan e-KTP atas nama Dedi dengan status perkawinan cerai hidup padahal belum ada akta cerai yang menjadi polemik, karena klaim BPJS Ketenagakerjaan jadi sulit dicairkan.
Tampilan e-KTP atas nama Dedi dengan status perkawinan cerai hidup padahal belum ada akta cerai yang menjadi polemik, karena klaim BPJS Ketenagakerjaan jadi sulit dicairkan.

Dejurnal.com, Cianjur – Camat Cilaku Dadi Rustandi hingga kini belum menentukan sikap mengenai tudingan keterlibatan anak buahnya dalam menginput data status cerai hidup tapi abal-abal dalam e-KTP atas nama Dedi. Ketidakseriusan itu juga ditunjukkan dengan tindakan yang akan dilakukan hanya sebatas pembinaan tanpa memerinci konkret dan solusi.

“Saya sudah meminta keterangan kedua pegawai yang dimaksud tapi saya tidak bisa berbuat banyak. Saya akan membinanya sesuai dengan kemampuan,” kilahnya.

Disinggung tentang adanya tudingan bahwa data abal-abal untuk status perkawinan di kirim oleh operator dari kantor dinasnya. Lagi lagi Camat Cilaku berkilah jika itu bukan kapasitansi dirinya untuk menjawab.

“Kalau untuk benar dan tidaknya itu data dibuat di Cilaku silahkan tanya langsung ke operatornya, ” bebernya.

Baca :   e-KTP Resmi Status Abal-abal Masih Misteri, Operator Kecamatan Cilaku Tuding Disdukcapil Lebih Tahu

Sejak peristiwa ini mencuat keberadaan pria berbadan tegap ini menjadi sulit ditemui sehingga komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon. Butuh jawaban berhari-hari hingga memperoleh jawaban tersebut.

“Saya sendiri lama gak ketemu karena Adi jarang masuk kantor lalu untuk Ridwan juga sudah saya tanyakan tapi lebih jelasnya mending dari mereka aja jawabnya,” Urainya.

Banyak pihak menyayangkan sikap dari Camat Cilaku tersebut, salah satunya dari salah seorang warga Rudi (35). Menurutnya tidaklah pantas jika pimpinan tinggi institusi menganggap persoalan ini dengan tidak serius. Hal itu menunjukkan betapa tidak pekanya dengan dinamika yang berkembang di masyarakat.

“Mestinya inikan tugas camat harus serius, tidak hanya memanggil anak buahnya namun tegaskan seperti apa penyelesaiannya. Masa orang dituduh santai aja, inikan seperti menganggap sepele, ” pungkasnya.***Rix/Arkam