Warga Sekitar Pembangunan Pabrik Sepatu Cijolang Limbangan Lakukan Aksi, Ada Apa?

Dejurnal.com, GARUT – Warga masyarakat sekitar pembangunan pabrik milik PT. Pratama Abadi, yang berlokasi di Desa Cijolang Kecamatan Limbangan menggeruduk lokasi pembangunan pabrik yang rencananya akan dipergunakan sebagai industri sepatu. Aksi warga ini dilakukan karena pihak perusahaan menghentikan kerja warga masyarakat secara sepihak.

Salah satu pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Cijolang, Andri menyampaikan dalam rilisnya bahwa masyarakat Cijolang mendatangi PT. Pratama Abadi untuk mendesak agar pihak perusahaan segera melakukan kembali kegiatannya, dan mempekerjakan masyarakat Desa Cijolang, yang sebelumnya pernah dihentikan.

Diidentifikasi, bahwa ada pihak lain ataupun pihak ketiga yang melakukan upaya-upaya penahanan terhadap Perusahaan, sehingga perusahaan tertekan dan menghentikan kegiatannya, yang membuat masyarakat desa Cijolang dirugikan.

“Karena, dengan terhentinya kegiatan, maka masyarakat tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, ungkapnya.

Lebih lanjut Andri mengatakan selain meminta segera kembali perusahaan melakukan kegiatan dan mempekerjakan masyarakat Cijolang. Massa juga menuntut pihak perusahaan patuh pada Mou (kesepakatan) yang telah dibuat pada tahun 2017 antara masyarakat dengan perusahaan, baik dengan PT. Pratama Abadi maupun pihak main contractor (PT ACE).

Aksi warga kemudian ditemui perwakilan perusahaan, Edi Tanto dan membuahkan kesepakatan diantaranya, pada hari ini Kamis (10/12/2020) sudah bisa mulai bekerja. Masyarakat Desa Cijolang juga bersedia turut mengamankan lokasi dengan bekerjasama dengan TNI-Polri.

Masyarakat Cijolang menolak tegas MoU (kesepakatan) antara pihak perusahaan dengan pihak ketiga lainnya terkait kerjasama latihan kerja, sekuriti dan catering.

“Karena ketiga poin tersebut sudah ada dalam MoU (kesepakatan) antara perusahaan dengan Karangtaruna dan Bumdes sebagai Wakil dari masyarakat Cijolang, terang Andri.

Apabila nantinya ada kesepakatan dengan pihak luar yang 3 point diatas, maka setiap hari akan ada aksi demo dari masyarakat, sampai MoU (kesepakatan) yang dibuat dan ditandatangani bersama masyarakat pada tahun 2017 di realisasikan.

Terpantau, masyarakat Cijolang masih melakukan aksinya di rencana pembangunan pabrik milik PT. Pratama Abadi untuk meminta kejelasan dari pihak perusahaan, Kamis (10/12/2020).

Meskipun aksi tersebut sempat memacetkan jalan Nasional, karena ditutup selama satu jam. Namun, aksi masyarakat berlangsung aman.***Red