Bapenda Kabupaten Bandung  Buka 8 Layanan Pembayaran PBB

Kabid Pajak 2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, Kan Kan Taufik Bandrawan, S.IP
Kabid Pajak 2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, Kan Kan Taufik Bandrawan, S.IP

Dejurnal.com. Bandung – Badan pendapatan Daerah (Bapenda) Kab. Bandung, kini melakukan inovasi dengan membuka delapan layanan pembayaran PBB. Dengan demikian membayar pajak tidak perlu lagi menunggu datang Surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT), cukup dengan menyebutkan nomor obyek pajak (NOP).

Demikian dikatakan Kabid Pajak 2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, Kan Kan Taufik Bandrawan, S.IP di Soreang, Senin (30/11/2020).

Wajib Pajak (WP), lanjut Kankan dapat melakukan pembayarannya di gerai-gerai yang tersedia di alpamart, Indomart, Tokopedia, Gopay, Kantor pos, ATM dan teller Bank Jabar – Banten serta melalui Aplikasi BJB DiGi.

Setelah melakukan transaksi di tempat yang telah ditentukan tersebut, wajib pajak harus minta tanda bukti lunas pembayarannya. Untuk terus mempermudah pembayaran Bapenda Kab. Bandung akan menambah tempat-tempat pembayaran melalui kerjasama lembaga swasta lainnya termasuk dengan bumdes yang ada di Kab. Bandung.

Kankan menjelaskan, bila masih ada yang belum terkaper oleh ke 8 tempat itu, Bapenda juga melakukan jemput bola ke daerah-daerah pelosok dengan menbuka mobil pelayanan pembayaran.

“Kita ada tiga unit mobil untuk keliling desa desa yang, sehingga WP dapat terjaring membayar pajak,“ Tandasnya.

Hal itu, menurut dia, dilakukan sebagai apresiasi pemerintah Kab. Bandung dalam Upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, karena kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak PBB setiap tahunnya sangat tinggi.

Sebelum adanya penambahan tempat pembayaran, wajib pajak di pelosok banyak ada yang menunda pembarayannya atau menitipkan (kolektip) ke orang lain.Kankan mengharapkan dengan adanya inovasi tersebut masyarakat dapat melakukan pembayaran langsung sendiri, baik datang ke tempat-tempat yang telah ditentukan tadi maupun melalui Aplikasi yang telah ada.

“Dengan lancarnya pembayaran pajak dapat meningkatkan pembangunan di berbagai sektor di Kab. Bandung, dan hasil pembangunannya dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.***(Sopandi)