Bagaimana Sikap Pemerintah pada Media Massa Berbahasa Sunda, Ini Kata Ketua PWI Jabar

Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat saat membuka Konferwil PWI Kabupaten Bandung di Sekretariat PWI Kabupaten Bandung Jalan Coloa Soreang, Selasa (24/11/2020).
Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat saat membuka Konferwil PWI Kabupaten Bandung di Sekretariat PWI Kabupaten Bandung Jalan Coloa Soreang, Selasa (24/11/2020).

Dejurnal.com, Bandung – Pada Konferensi Wilayah (Konferwil) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung.yang berlangsung di Sekretariat PWI setempat, Jalan Ciloa Soreang, Selasa (24/11/2020), sejumlah sesepuh anggota PWI Kabupaten Bandung menerima cindramata dari pengurus PWI periode 2017-2020.

Cindramata tersebut sebagai penghormatan atas kiprah mereka. Ada yang pernah menjabat sebagai ketua PWI, ada pula yang karena senioritas. Beberapa di antaranya pernah berkiprah di media massa yang berbahasa Sunda.

Cendramata diserahkan langsung oleh Ketua PWI Kabupaten Bandung Rahmat Sudarmaji. Atas penghormatan kepada para senior tesebut Katua PWI Jawa Barat Hilman hidayat sangat mengapresiasi.

Meski pemghormatan tersebut bukan karena alasan beberapa orang di antra mereka berkiprah di media massa berbahasa Sunda, namun Hilman Hidayat kemudian dalam sambutan membuka Konferwil PWI Kabupaten Bandung mengangkat tentang kiprah media Sunda.

Menurut Hilman, adanya media massa berbahasa Sunda bisa mengangkat kebudayaan lokal. Karenanya ia berharap pemerintah lebih memperhartikan media media massa berbahasa Sunda.

Hilman menyebutkan 90 persen bahasa daerah di Indonesia hampir punah, bahasa Sunda salah satu yang dikhawatirkan punah. Penyebab hampir punahnya bahasa Sunda, salah satunya karena generasi muda jarang menggunakan bahasa Sunda dalam keseharian.

Di Jawa Barat, kata Hilman memang ada beberapa media massa yang menggunakan bahasa Sunda, tapi mengkhawatirkan karena terdesak oleh media berbahasa Indonesia.

Malahan, lanjut Hilman di Dewan Pers tidak ada media massa berbahasa Sunda yang terverifikasi. Karenanya, PWI Jawa Barat berharap kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan média massa basa Sunda.

Salah satu wujud perhatian pemerintah itu menurut Hilman, yakni bisa dengan pemberian subsidi ke perusahaan pers basa Sunda.*** Sopandi