YPP SCTV-Indosiar Secara Simbolis Berikan Sembako Untuk Masyarakat Karawang

Dejurnal.com,Karawang – Secara simbolis Komandan Distrik Militer (Dandim) 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo menerima bantuan sembako dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar untuk dibagikan kepada masyarakat Karawang.

Diketahui penyerahan bantuan dari YPP SCTV-Indosiar sejumlah 1000 paket sembako dan 20.000 masker, penyerahan sembako tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pusat Pengkajian Strategi (Kapujianstra) Mabes TNI Brigjen Jhony Djamaris, serta Direktur Indosiar-SCTV Komjen Pol (Purn) Imam S. Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo serta jajaran Polres Karawang dan sejumlah warga penerima bantuan sosial, terlihat menyambut penyerahan simbolis bantuan tersebut di halaman Makodim 0604 Karawang pada Rabu pagi (21/10/2020).

Brigjen Jhony Djamaris menyampaikan ucapan terima kasih kepada YPP SCTV-Indosiar, “Dalam rangka memperingati hari ulang tahun TNI yang ke-75, dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial di kabupaten Karawang, YPP SCTV-Indosiar telah memberi bantuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Karawang.” ujar Brigjen Jhony.

“Kami atas nama Jajaran TNI-Polri sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas kepedulian YPP SCTV-Indosiar,Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih yang telah memberikan sembako kepada masyarakat kabupaten Karawang,” katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, pembagian sembako dan alat pelindung diri akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 di Kabupaten Karawang.

Sementara, Dandim 0604 Karawang juga mengungkapkan rasa syukur “Tentu kami sangat berterima kasih sekali atas pelaksanaan bakti sosial dari Pujianstra Mabes TNI yang bekerjasama dengan YPP Indosiar dan SCTV ini, puji syukur kepada Tuhan yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat Karawang, melalui SCTV-Indosiar.” imbuhnya.

“Semoga amal pahala menyertai kepada yang memberikan bantuan, dan kami menjaga amanah untuk menyalurkan langsung kepada masyarakat Karawang yang terdampak pandemi COVID-19,” ujar Dandim. ***RF