Pemdes Kihiang Berharap Normalisasi Pengerukan Di Dua Saluran

dejurnal.Com Subang- Guna saluran air kali panyairan menjadi lancar,lakukan giat rutin pembersihan kali di Desa Kihiang Kecamatan Binong Kabupaten Subang,untuk mengairi sawah biar lancar.

Menghadapi musim kemarau, sehubungan dengan kebutuhan para petani dalam membajak sawah, sejatinya sawah harus mendapatkan suplai air yang maksimal. guna dapat menanam padi kembali di pesawahan setelah musim panen.
Hariri.,S.ip sebagai Pjs kepala Desa Kihiang di tanya oleh dejurnal.com seputar pertanian di musim kemarau,jumat (11-9-2020)

dia mengatakan Demi kelancaran saluran air di kali cipanyairan dan saluran BTT No.47 untuk mengairi sawah para petani, satuan TPOP (Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan) Perum Jasa Tirta II pengamat sungai dan irigasi Binong . agar supaya melakukan pembersihan dan normalisasi saluran kali cipanyairan dan saluran BTT di Desa Kihiang kecamatan Binong untuk melakukan kegiatan bersama warga masyarakat seperti membersihkan sampah, membersihkan setiap saluran, dan babat rumput. Selain dari memutar pintu dan mengatur jalannya air irigasi.

Warga masyarakat Desa Kihiang mendukung dengan program Pjs Kepala Desa Kihiyang Hariri.,S.ip untuk membantu warga masyarakat kesulitan air untuk mengairi lahan sawah sekitar 250ha.”katanya.

Hal serupa di katakan oleh pegawai Desa Kihiang Budi bahwa warga masyarakat mengharapkan segera ada Normalisasi pengerukan, karena masalah yang dihadapi adalah saluran irigasi/ kali sudah mulai dangkal. “Mudah mudahan kalau ada instansi yang berwenang, atau PUPR maupun dari pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai ) supaya normalisasi biar lancar airnya untuk kepentingan para petani juga. Kerena sudah terjadi pendangkalan”. Ujarnya.

Lanjut Hariri.,S.ip bahwa saluran irigasi/kali cipanyairan dan kali BTT Desa Kihiang Dengan tujuan agar air mengalir dengan lancar dan maksimal ke sawah para petani. “Harus ada Normalisasi pengerukan lumpur saluran air di irigasi yang dangkal, Mudah mudahan ada pengerukan dari dinas PUPR, Bina Marga dan instansi terkait lainnya seperti halnya BBWS ”. Ujarnya. ***Asep