Leuwi Enis, Didorong Menjadi Potensi Wisata Eksotis Serta Diunggulkan Untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Mandalakasih

Dejurnal.com, Garut – Leuwi Enis, nama sebuah muara yang berlokasi di Desa Mandalakasih Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut. Lewi Enis merupakan muara tempat bertemunya Sungai Cikelebuh dengan Sungai Cikaso yang membentuk sebuah “danau” dan memiliki keindahan alam natural.

Potensi keindahan alam dan air di Leuwi Enis menjadi daya tarik tersendiri untuk dikembangkan dan didorong semua pihak untuk menjadi potensi wisata unggulan Kabupaten Garut.

“Kami ingin menjadikan Leuwi Enis ini sebagai tempat wisata yang memiliki eksotis tinggi dengan memanfaatkan potensi dan anugerah alam yang sudah ada,” ujar Kepala Desa Mandalakasih Iwan Dermawan saat ditemui dejurnal.com di kantornya, Rabu (23/9/2020).

Iwan Darmawan optimis akan potensi Leuwi Enis yang bisa dijadikan ikon wisata unggulan serta akan mendongkrak perekonimian masyarakat Desa Mandalakasih dalam bidang pariwisata.

“Leuwi Enis direncanakan menjadi wisata unggulan yang akan mampu menambah pendapatan desa dan juga masyarakat Mandalakasih,” ujarnya.

Kedatangan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Garut ke Leuwi Enis, bagi Kepala Desa Mandalakasih merupakan dukungan positif untuk segera mewujudkan wisata air Leuwi Enis.

“Alhamdulillah, pak Kadisparbud sangat antusias kepada Leuwi Enis dan mendorong kami agar segera mempersiapkan hal yang perlu dalam upaya mendorong wisata Leuwi Enis,” katanya.

Iwan Darmawan pun mengatakan bahwa pihaknya akan segera mempersiapkan regulasi (perdes) dan juga masyarakat Desa Mandalakasih untuk membuat Kompepar agar lebih mendorong Leuwi Enis menjadi tempat wisata segera terwujud.

“Moto saya, sejengkal tanah Desa Mandalakasih harus diolah dan dikelola untuk kemakmuran masyarakat Mandalakasih sendiri, jangan sampai diambil alih orang luar,” pungkasnya.***Raesha/Yo/Udg