Kadinsos Garut Himbau Warga Diisolasi Jangan Keluar Rumah, Kami Jamin Hidup Selama PSBM

Dejurnal.com, Garut –
Pemeritah Kabupaten Garut mendistribusikan paket sembako kepada kurang lebih 743 KK di dua wilayah terdampak covid-19, yakni Kampung Kostarea, Desa Mekarlayu, Kecamatan Sukawening dan Perum Bumi Cempaka Indah, Desa Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, sejak hari Minggu (20/9/2020), pihaknya secara bertahap akan mendistribusikan sembako di dua wilayah itu guna menjamin hidup mereka selama diisolasi. Hal itu dilakukan menghindari kumpulan massa, sehingga dilakukan secara bertahap, melibatkan TAGANA (Taruna Siaga Bencana) dan jajaran Dinsos.

Pihaknya juga akan mendistribusikann sembako ke wilayah lainnya setelah ada hasil kajian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganaan Covid-19 Kabupaten Garut. “Kami sudah menyiapkan semuanya, bahkan sejak kemarin (Minggu) sudah dilakukan pendistribusian ke Perum Cempaka dan Kampung Kostarea,” tutur Ade.

Kepala Dinsos Ade didampingi Sekretaris Dinsos, Kuraesin Relawati, menuturkan, 10 personel melakukan penyemprotan di Perum Bumi Cempaka Indah guna mengantisipasi persebaran covid-19.

“Kami juga menempatkan dan menyiapkan petugas pos, pengawalan logistik, dan petugas yang standby,” tuturnya

Ade menghimbau agar masyarakat yang terisolasi untuk tinggal dan tidak keluar rumah, kami akan menjamin hidupnya selama isolasi,” tegasnya.

Pemkab Garut telah menggelar Rapat Masa Darurat Covid-19, di Ruang Pamengkang Pendopo Garut, bersama unsur Forkopimda dan jajaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, menyusul adanya penambahan 21 orang positif COVID-19 di satu daerah yang bukan kasus impor (imported case), Sabtu (19/9/2020).

Salah satu hasil rapat itu diputuskan segera melakukan PSBM (Pembatasan Sosial Berskala Mikro) di beberapa tempat dan kampung, berikut memberikan bantuan jaminan hidup (jadup) kepada seluruh warga terdampak. Selain dipastikan klaster Kampung Kostarea Kecamatan Sukawening dan Perum Cempaka Indah Kecamatan Karangpawitan, beberapa klaster kini masih dikaji Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut.***Yo