Bandeng Presto Berjamur Di BPNT, Pendamping Bansos Pangan RL Akui Kelalaiannya

 

Dejurnal.com, Cianjur – Adanya produk bandeng presto berjamur dalam program BPNT di Kecamatan Pacet diduga itu karena adanya arahan pendamping bansos kepada e-warong agar bahan pangan dipasok oleh salah satu suplier.

Kepada dejurnal.com, dua orang warga Kecamatan Pacet yang ingin identitasnya disamarkan menyebutkan bahwa diduga ada oknum pendamping bansos pangan program sembako (BPNT) yang mengarahkan E-Warong kepada salah satu suplier pengadaan bahan pangan BPNT.

(EG) dan (JE) mengungkapkan oknum pendamping bansos pangan tersebut terlalu dominan dan sering mengatur kinerja Agen E-Warong, bahkan Dia yang menghubungkan dan mengarahkan kepada salah satu suplier pengadaan bahan pangan program sembako BPNT, Rabu (23/09/2020).

Terkait hal itu, Tim Koordinasi Bantuan Sosial Pangan Kecamatan bernama RL berkilah bahwa dirinya hanya ingin mengembangkan potensi lokal agar Kelompok Usaha bersama (KUBE) yang ada didaerahnya berkembang.

“Untuk itu maka saya mencoba menghubungkan E-Warong dan Kube untuk bekerjasama, terkait adanya Bandeng berjamur produksi salah satu Kube di wilayahnya, dirinya mengakui dan menjadi tugasnya untuk memperbaiki kekeliruan tersebut,” tutur RL.

Sebagaiamana yang telah tercantum didalam Pedum Program Sembako 2020, Tim Koordinasi Bantuan Sosial pangan Kecamatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 41 ayat (4) huruf d, bertugas merencanakan, melaksanakan, mengendalikan sosialisasi, pengaduan, pemantauan dan evaluasi Program BPNT di Kecamatan, serta melaporkan hasilnya kepada Tim Koordinasi Bantuan Sosial Pangan Daerah Kab/Kota. ***Ry/Hers/Chand