Agen e-Warung Penyedia Bandeng Presto Berjamur, Tak Paham Harga dan Regulasi BPNT

Dejurnal.com, Cianjur – Selain beras plastik dalam program BPNT di Cianjur sehingga menghebohkan, sekarang ditemukan bandeng presto berjamur di Kecamatan Pacet.

Informasi yang dihimpun dejurnal.com, berikut daftar list harga bahan pangan yang dijual E-Warong BPNT Kecamatan Pacet kepada (KPM) Keluarga Penerima Manfaat, sesuai dengan keterangan Agen E-Warong BPNT Kecamatan Pacet berinisial AG dan UE, termasuk dengan bandeng presto yang sudah berjamur.

1. Beras medium 10 Kg Rp. 115.000,-
2. Bandeng Presto Rp. 24.000,- isi nya ada 2 atau 3 ekor disesuaikan ukuran
3. Telor ayam Rp. 40.000,- /Kg dengan realisasi 6 butir Rp. 15.000
4. Kacang Ijo Rp. 20.000,- (1/2 Kg)
5. Kentang Rp. 10.000 (500 gram)

Baca :   Disdukcapil Cianjur Terbitkan e-KTP Status Perkawinan Cerai Tanpa Dasar Akta, Kok Bisa?

Sedangkan harga pasaran diwarung-warung non Agen E-Warong sebagai berikut:

1. Beras Medium 10 Kg Rp. 94.500,-
2. Bandeng Presto Rp. 15.000,-
3. Telor Ayam Rp. 22.000,- / kg dengan isi 16 butir
4. Kacang ijo Rp. 13.000 / 1/2 Kg
5. Kentang Rp. 7500,- /1/2 kg

Selisih harga E-Warong dan warung non E-Warong cukup signifikan, diantaranya selisih harga satu item bahan pangan saja berkisar Rp. 20.500,- dengan perbandingan harga diatas membuktikan bahwa E-Warong menjual ke KPM lebih mahal ketimbang warung non E-Warong,

Dengan demikian artinya E-Warong tidak menjalankan fungsinya sesuai dengan Pedoman umum Program sembako 2020, yang berbunyi :

C. Menjual bahan pangan sesuai harga pasar
D. Memiliki pemasok yang memenuhi kriteria
1) dapat diandalkan untuk menyediakan produk bahan pangan,yang secara konsisten berkualitas dengan harga yang kompetitif kepada E-Warong

Baca :   Penggilingan Padi di Ciamis Tak Pernah Diberdayakan Pemerintah Dalam Pengadaan Beras BPNT

(AG) dan (UE) mengaku tidak faham tentang regulasi penyaluran BPNT, Keduanya mengaku hal ini terjadi karena kurang nya edukasi dan sosialisasi dari para pendamping BPNT, dan akan lebih berhati-hati dalam menerima pasokan bahan pangan agar kejadian BANDENG PRESTO BERJAMUR tidak terulang lagi dikemudian hari, hal itu di utarakan ketika di wawancarai oleh awak media dejurnal.com.***Riki/Hers/Chand