Hasil Swab Massal 4 Warga Terkonfirmasi Positif 25 KK Di Isolasi

Dejurnal.com Karawang – Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.KK mengatakan 25 Kepala Keluarga (KK) salah satu perumahan di Klari Karawang terpaksa di isolasi selama 14 hari guna mencegah penambahan positif covid 19 pihaknya telah bertemu dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) P2P dan Ditjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, untuk permohonan bantuan catridge agar mempermudah dan mempercepat proses swab test. “Karena untuk memenuhi swab test PCR massal,” ujarnya.

Fitra menuturkan, Kemenkes sangat mengapresiasi kinerja gugus tugas dan pemerintah Kabupaten Karawang yang telah bekerja keras menangani Covid-19. Selain mengapresiasi kinerja keras, Kemenkes sangat mendukung penuh program swab massal untuk identifikasi adanya warga yang terpapar, khususnya orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga :   Anggota Satlinmas Harus Paham Kebencanaan

Seperti kita ketahui, kemarin ada penambahan 4 orang terkonfirmasi positif dengan hubungan yang dekat dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. Yaitu tiga orang anggota keluarga dan satu orang tetangga. Ini merupakan hasil penelusuran baru di salah satu perumahan yang cukup padat di daerah Klari.

“Dengan terpaksa kami mengkarantina 25 KK yang berada dalam dua blok satu RT selama 14 hari demi kepentingan dan keselamatan semuanya,” ujarnya.

Baca Juga :   Disdukcapil Indramayu Dikunjungi HPPMI

Tim gugus tugas juga sudah melakukan sterilisasi di lingkungan tersebut, dengan menyemprotkan cairan desinfektan. Selanjutnya yang diupayakan adalah memberikan jaminan bantuan sosial.

“Warga bergotong royong akan membantu logistik makanan buat saudara-saudara kita dan pihak dinkes akan terus melakukan swab pada masyarakat yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif,” tandasnya.

Fitra menjelaskan, Gugus Tugas dan Pemkab Karawang, serta TNI/Polri juga mengucapkan terima kasih kepada warga Cibalongsari yang tidak mengucilkan keluarga yang terpapar Covid-19. Justru, warga mau bekerja sama dengan memberikan dukungan satu sama lain.***Rif

Video Pilihan