Guru Al Muhajirin 3 masuk 20 Besar Program English for Ulama Bath Tingkat Jabar

Dejurnal.com, Purwakarta – Setelah Kepala SD Plus 2 Al-Muhajirin dinobatkan sebagai guru berprestasi nasional, kini bertambah lagi catatan guru di Al-Muhajirin yang menorehkan prestasi. Okta Riadi, merupakan guru Al-Muhajirin kampus 3 yang masuk ke dalam 20 besar program English for Ulama Batch II yang diinisiasi oleh Pemprov Jawa Barat.

Program English for Ulama ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah Jawa Barat di mana program ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas dakwah, di mana bentuk dakwah yang dilaksanakan bukan hanya menyebarkan agama Islam tapi juga mengenalkan keindahan Indonesia di mata dunia.

Kang Emil, sapaan akrab bagi Gubernur Jawa Barat ini juga menyampaikan bahwa program ini bukanlah program main-main, para kandidat yaitu kedua puluh ulama itu telah diberi pelatihan secara intensif, pemberian materi keislaman telah dilaksanakan di Universitas Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan untuk kemahiran bahasa, para peserta di gembleng Pemprov Jabar dengan menggandeng British Council.

Bertambahnya guru berprestasi di Al-Muhajirin makin menunjukkan eksistensi Al-Muhajirin diusianya yang ke 27 tahun ini. Hal ini pun menegaskan bahwa Al-Muhajirin selalu mengupayakan yang terbaik bagi umat, mulai dari kualitas guru ajar hingga kualitas lulusannya yang tidak main-main.

Menurut Direktur Humas dan Kerjasama Yayasan H Deden Saepudin M.Hum kepada dejurnal.com di pondok pesantren Al Muhajirin, sebelumnya Kepala SD plus 2 Al muhajirin yang menjadi guru berprestasi nasional, dan sekarang bertambahnya seorang guru pondok pesantren Al Muhajirin kampus 3 yang di nobatkan masuk ke dalam 20 besar program English for Ulama Batch II oleh Pemprov Jawa Barat.

Menjadikan spirit bagi pondok pesantren Al Muhajirin Purwakarta untuk lebih baik lagi dalam segala hal, sehingga pada rangkaian milad ke 27 ini Al-Muhajirin juga mengadakan seleksi guru berprestasi di pondok pesantren Al-Muhajirin dalam waktu dekat.

“Dan saat ini guru yang di pondok pesantren Al Muhajirin Purwakarta yang prestasi akan mendapatkan reward umroh,” pungkas Deden.***Budi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here