Putusan Panpilkades Mekarsari Menuai Polemik

Dejurnal.com, Cianjur – Kurangnya mengikuti bimbingan teknik (Bimtek) Panitia Pilkades desa Mekarsari kecamatan Cianjur diduga adanya kecurangan karena tidak transparan dalam tahapan pengumuman nilai yang di peroleh oleh para bakal calon Kades, baik dari hasil verifikasi administrasi faktual data ataupun nilai hasil tes akademisi yang di laksanakan di Universitas Suryakancana (UNSUR) pada hari Minggu tanggal 19 Januari 2020.

Oleh karena itu bakal calon mendatangi Panitia Pilkades karena ketidak puasaan atas kinerjanya. Terlebih adanya keanehan yang terjadi pada bacalon dari kaum hawa, Ratih Rahayu, SE, istri dari Soliamin Harahap yang akrab di panggil Bang Coki,.

Ratih Rahayu mengatakan pada waktu pelaksanaan tes akademik tersebut sangat tidak masuk logika, pasalnya dari beberapa soal atau pertanyaan yang belum dijawab sudah diganti dengan berkas soal yang baru.

“Bagaimana saya bisa jawab secara maksimal dengan waktu yang begitu singkat,” keluhnya.

Ketua Umum Bravo Komando Bambang Adi menyampaikan adanya keanehan atas tes akademik yang dilaksanakan kemarin, karena saat ditanya panitia sendiri tidak bisa membedakan pekerjaan pemerintahan dan pekerjaan organisasi.

“Untuk itu kita minta hasil tes kemarin dibatalkan karena banyak dugaan kejanggalan dan kalau perlu kita bawa ke ranah hukum,” ujarnya yang diamini Ketua LBH Bravo Komando, Bang Coki.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Enoh Suryana menyampaikan permohonan maaf atas ketidaktahuannya karena memang jarang mengikuti Bintek.

“Kami tahu hanya memindahkan data bukan mengolah data,” ujarnya.

Enoh mengatakan siap membatalkan hasil tes kemarin di UNSUR dan kita ulang tes tersebut.

“Hari ini juga kita usahakan pada pukul 23.59 WIB sudah selesai,” tandasnya.

Di waktu yang sama Camat Cianjur Kota Tom Dani Gardiat mengatakan, dengan kedatangan bacalon Kades tersebut, diduga adanya kecurangan atau tidak adanya kecurangan dari hasil tes akademik kemarin.

“Saya sangat paham sekali mungkin ini atas ketidaktahuannya panitia,” pungkasnya.***Dns

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here