KRAK Pesimis Direksi Baru Mampu Selesaikan Kebobrokan Perumda TIG

Dejurnal.com, Garut – Pengangkatan Direksi baru Perumda Tirta Intan Garut mendapat sorotan beberapa kalangan, kendati menuru Bupati Garut yang dilantik telah melalui proses dan merupakan hasil rekomendasi Panitia Seleksi (Pansel) berjumlah sebanyak lima orang.

“Mereka direkomendasikan untuk diangkat menjadi Pemimpin Perumda untuk 5 tahun dan 4 tahun kedepan,” ujar Bupati.

Baca : Bupati Garut Lantik Direksi-baru Perumda Tirta Intan

Salah satu sorotan datang dari Komite Rakyat Anti Korupsi (KRAK) yang mempertanyakan kemampuan direksi baru dalam menyelesaikan persoalan di Perumda Tirta Intan Garut.

“Akankah Direksi Perumda Tirta Intan Garut yang baru akan dapat menyelesaikan permasalahan yang selama ini berkaitan dengan kebobrokan dan kebocoran dengan laporan selalu merugi oleh manajemen Perumda Tirta Intan,” tandas Rizal Ketua KRAK.

Bahkan, lanjutnya, terkait kesejahteraan karyawan, pelayanan publik, lantas bagaimana pula puluhan tenaga kerja sebagai PPOB dimana sebelumnya mereka telah menyetorkan puluhan juta rupiah jangan sampai nasibnya tidak jelas.

“Yang paling krusial, tentang tidak jelasnya laporan terkait analisa atau hasil lab mutu, karena air Perumda dikonsumsi oleh sebagian masyarakat Garut,” tegasnya.

Menurut Rizal, kandungan dan kadar air serta takaran unsur zat kimia yang di pakai untuk membunuh bakteri harus dijelaskan kepada publik sehingga masyarakat sebagai pengguna dan pemakai Air Perumda Tirta Intan Garut mendapat jaminan layak dan higienis untuk di konsumsi.

“Pemda Garut pun harus dapat bertanggung jawab juga atas investasi Keuangan Daerah dan Negara yang sudah dan akan di tanam atau di investasikan di Perumda Tirta Intan ini, jangan sekedar bisa mengganti orang tapi malah lebih bobrok kalau istilah orang ” Jati Kasilih Ku Junti ” karena kita memiliki data dan jejak rekam para elit Perumda baru ini,” Pungkasnya.*** Yohaness