Kopi Pelagio, Mutiara Terpendam Desa Sukalilah Binaan Indonesian Power Dipamerkan

Dejurnal.com, Bandung – Kopi Pelagio, mutiara terpendam dari Desa Sukalilah Kecamatan Sukaresmi kembali diperkenalkan dalam Pameran Lingkungan Hidup Dunia yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bertempat di halaman Gedung Sate, Kamis (25/7/2019).

Menurut Ustad Kusnawa sebagai perwakilan dari Desa Sukalilah menuturkan bahwa Pelagio, salah satu varietas kopi unggulan yang ditanam di Desa Sukalilah binaan Indonesia Power, nama Pelagio sendiri diambil dari nama kampung tempat varietas kopi ditanam, Kampung Pelag.

“Tanaman kopi dan hasilnya ini sekarang diperkenalkan di pameran lingkungan hidup sedunia,” ujarnya.

Ke depan, lanjut Kusnawa, tanaman kopi ini akan di produksi massal dan rencananya akan dibangun kafe khusus “Kafe Pelagio”.

“Makanya untuk saat ini diperkenalkan dulu, itung-itung promosi,” ujarnya.

Eksistensi Kopi Pelagio, tambahnya, tidak lepas dari peran serta Indonesian Power sebagai perusahaan yang membina Kampung Pelag,

Terpisah, Supervisor Senior Keamanan dan Humas Indonesian Power Heri Hermawan menyatakan bahwa Kampung Pelag memang binaan Indonesian Power dalam pemberdayaan masyarakat dari CSR.

“Kampung Pelag ini memiliki potensi varietas tanaman kopi unggulan, dan sudah menjadi binaan kami sejak tahun 2011 untuk dikembangkan,” ujarnya.

Heri menambahkan, di lingkungan Indonesian Power kopi Pelag sudah tidak asing lagi bahkan sudah kami kenalkan sejak dulu.

“Dari Jakarta juga pesanan kopi pelag terus mengalir,” katanya.

Indonesian Power, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengembangkan produksi kopi Pelagio dengan membangun rumah produksi dan menyediakan peralatannya untuk roasting kopi.

“Bahkan dalam waktu dekat ini, kami akan membangun kedai kopi di Garut khusus untuk memasarkan kopi Pelag,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukalilah Asep Haris merasa bangga komoditi kopi dari Sukalilah dipamerkan dalam Pameran Lingkungan Hidup Se Dunia.

“Merupakan kehormatan bagi kami sebagai warga desa Sukalilah kopi Pelag mendapat undangan untuk hadir di hari lingkungan hidup sedunia,” ujarnya.

Haris menyebutkan, kopi Pelag secara kualitas tidak kalah dengan kopi-kopi unggulan dunia, asal di olah lebih profesional .

“Insya allah, pengembangan kopi Pelagio yang dibina oleh Indonesian Power ini, dapat meningkatkan perekonomian semua masyarakat Desa Sukalilah khususnya dan Sukaresmi,” pungkasnya.***Rachmanesha