Danrem 062/Tn Beri Kuliah Umum Bahaya Laten Komunis dan Radikalisme di STIE Yasa Anggana

Dejurnal.com, Garut – Danrem 062/Tn Kol. Inf. Parwito memberikan kuliah umum tentang bahaya laten komunis dan radikalismedi Kampus STIE Yasa Anggana, Jl. Pembangunan Kec. Tarogong Kidul, Kamis (18/7/2019).

Dalam kuliah umum itu, Danrem 062/Tn menjelaskan bahwa gerakan komunis cara pandangnya cenderung anti agama dan menolak sistem kekeluargaan yang secara jelas sangat bertentangan dengan idiologi Pancasila.

“Komunis itu dapat muncul kepermukaan secara tiba tiba, jika kondisinya memungkinkan sifatnya bahaya laten mengendap menungu momen yang tepat, selanjutnya mengambil keputusan untuk melaksanakan aksinya,” jelasnya.

Danrem 062/Tn melanjutkan, karena bahaya laten komunis yang selalu berusaha merusak ketata negaraan Indonesia dan paham radikal yang berusaha memaksakan pengunaan kaidah dan nilai nilai agama tertentu yang mengganggu solidaritas kerukunan antar agama.

“Oleh karena itu, yang harus di ketahui mahasiswa di antaranya, perkembangan sejarah komunis dan paham radikal di indonesia, bangkitnya kembali komunise dan strategi menghadapinya, pengawasan kelompok radikal dan sikap langkah dan tindakan mahasiswa terhadap komunisme serta paham radikal,” paparnya.

Kuliah umum ini diikuti 320 orang mahasiswa Semester 4 Bidang Manajemen dengan penangung jawab Dr. Jajang Sugiatna selaku Wakil Ketua 1 Bidang Akademik.

Selain mahasiswa, tampak hadir Dr. Ahmad Bajuri sebagai dosen tetap, Dr. Deni rustandi selaku ketua penjaminan mutu, Dr. Dadang Saparudin sebagai Direktur LP 2M, Hari Nulya Ketua Prodi Manajemen dan Urip Sudiyana (Dosen tetap).***Yohaness