Dituding Terima Suap Pileg, PPK Lemah Abang Minta Dibuktikan Secara Hukum

Dejurnal.com, Karawang – Beredarnya kabar pemberitaan di media online tentang adanya aliran dana yang ditransfer salah seorang calon legislatif DPR-RI, EK. Budi Santoso alias Engkus Kusnaya dari Partai Perindo kepada sejumlah Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Karawang, pada pesta Pemilu lalu tak pelak membuat kegaduhan politik.

Salah seorang Ketua PPK Lemah Abang, Elam. J Lesmana, disebut-sebut telah menerima “uang haram” sejumlah Rp 64.200.000 yang ditransfer dua kali pengiriman melalui Bank Mandiri dengan nomor rekening 1730001446070, atas nama Amah Suryamah yang tidak lain adalah istri Elam.

Saat ditemui dikediamanya Elam tidak ada ditempat, keterangan yang di dapat dari Amah Suryamah, istri Elam membenarkan bahwa akun Bank Mandiri dengan nomor rekening tersebut adalah miliknya dan ada aliran dana yang masuk.

“Benar rekening itu adalah milik saya, namun saya tidak tahu menahu soal aliran dana, itu urusan suami saya. Dan yang masuk ke rekening saya hanya sekali sejumlah kurang lebih Rp 37.000.000 bukan dua kali. Lebih jelasnya temui aja suami saya, jangan bawa-bawa saya” Ujar Amah.

Janji melalui sambungan seluler, Elam akhirnya dapat ditemui. Ia menyayangkan persoalan ini mencuat hingga tersebar di media.

“Saya teramat sayangkan kepada pihak yang merasa dirugikan hanya berkoar di media. Sementara berita yang beredar pun sepihak, tanpa klarifikasi kepada saya. Baru kali ini ada wartawan menanyakan hal ini. Bisa saja saya somasi media itu,” Ucapnya dengan ketus.

Elam juga enggan mengungkapkan aliran dana yang masuk ke rekening istrinya darimana dan untuk kepentingan apa.

“Saya punya hak untuk tidak menjawab, bisa saja aliran dana itu dari bisnis saya yang lain. Saya miliki PAUD. Jadi jangan asal tuding harus ada bukti dan pembuktian, kepada yang merasa dirugikan buat aja laporan formil jangan hanya berkoar di media biar hukum yang menentukan,” Tandasnya penuh tantangan.

Sementara itu, EK.Budi Santoso yang mengaku merasa ditipu dan dirugikan oleh sejumlah PPK, termasuk Elam siap membawa persoalan ini ke ranah hukum

Polemik Pemilu yang terjadi dikabupaten Karawang, khususnya di Lemah Abang, membuat sejumlah peserta Pemilu angkat bicara.

Erick Candradinata dari Partai Golkar, sebagai Caleg yang turut berkompetisi di Daerah Pemilihan IV, termasuk Lemah Abang, mengaku kaget dengan berita kecurangan “duit haram” yang masuk ke PPK.

“Sementara Kami dari Partai Golkar tengah mengumpulkan dan telah mengantongi data penggelembungan suara yang dilakukan PPK, kini ditambah lagi ada duit yang masuk ke rekening istri PPK, pasti akan kami tindaklanjuti bersama. Jelas kecurangan ini merugikan kami, dan tidak menutup kemungkinan ada lagi pihak lain yang dirugikan. Partai Golkar akan selidiki hal itu,” Pungkasnya.***Her Aziz