Peran Penting Koperasi Syariah BMT “Berbasis Majelis Ta’lim” Ditengah Umat

    Dejurnal.com, GARUT – Saepulloh selaku ketua DKM AL-Hidayah serta Ketua Panitia menuturkan kegiatan ini dalam rangka mengemas dan mengoptimalkan Majlis Ta’lim melalui sarana dan prasarana Koperasi Syariah/BMT, Berbasis Majlis Ta’lim, Pembentukan koprasi berbasis syariah itu sendiri merupakan salah satu program untuk mensejahterakan majelis ta’lim, melalui kegiatan koperasi.

    Koperasi syariah berbasis majelis ta’lim, tiada lain untuk membangun regulasi perekonomian Majlis ta’lim, serta membangun karakter gotong royong agar setiap majelis ta’lim bisa saling membantu dan saling mendorong satu sama lain,

    Koperasi syaraiah ini bukan hanya majlis ta’lim saja namun ada juga masyarakat lain yang bisa ikut andil berkontribusi melalui koperasi Syariah tersebut. Masjid AL-Hidayah, Perum Bumi Malayu Asri 2, Desa Sirnajaya kecamatan Tarogong Kaler. (30/09/2018).

    Kegiatan dihadiri oleh 5 orang perwakilan dari setiap kecamatan, diantaranya yang hadir dalam kegiatan tersebut, kecamatan, Sukawening,Wanaraja, Tarogong Kelar, Samarang dan Banyuresmi.

    Darsa, selaku penggagas koperasi syariah, BMT, Berbasis Majelis Ta’lim, dan pusat nya ada di Kabupaten Cianjur, beliau juga merupakan Pemateri dalam acara pembentukan Koperasi BMT, 

    Ini bisa jadi sebagai penunjang kegiatan ke agamaan serta bisa mengoptimalkan perekonomian majelis nya sesuai basik masing masing melalui koperasi syariah tersebut.

    “Esensi dari pembentukan koprasi syariah sendiri, agar kita bisa belajar dan mau mengetahui, bagaimana tatacara kita berdagang serta bagaimana kita berkontribusi dan lain sebagainya, itu semua sudah di atur dalam ilmu FiiQih”. Ujarnya, Darsa Nurul Huda.

    Semoga kehadiran Koperasi syariah berbasis majelis ta’lim ini akan meningkatkan gairah bagi mejelisnya serta bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di lingkungan masyarakat sehingga akan menjadikan motivasi bagi masyarakat lain untuk ikut bergabungan di majelis ta’lim, karna kegiatan nya bukan hanya keagamaan tapi ada juga kegiatan koperasi dan pengentahuan FiQih didalamnya,

    “saya mengadopsi koperasi ini, dari pak Darsa sebagai penggagas koperasi BMT.

    Hal ini tentu menurut saya sangat relevan dengan situasi zaman milenial yang sangat pekat dengan kesenjangan sosial dan ekonomi, maka dengan hadir nya koperasi syariah BMT, ini menjadi terobosan bagi majelis Ta’lim untuk berkontribusi melalui koperasi tersebut, sehingga akan lahir karakter kemandirian dan gotong royong dalam satu majelis,”Ucap, Saepulloh.
    Saepulloh yang juga merupakan salah satu Caleg dari partai PBB untuk DPRD Kabupaten Garut dengan no urut 5 dapil 5 meliputi Pasirwangi, Samarang, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul dan Banyuresmi

    Termotivasi untuk terus mengembangkan dan mengoptimalkan koperasi syariah BMT, melalui Gerbang Caleg 2019 nanti.

    jika Alloh berkehendak, “Istiqomahkan saya untuk terus berjuang melaui pembangunan koperasi dalam mensejahterakan Umat.”ungkapnya.(Udg/Og)