Oknum ASN Puskesmas Singajaya Diduga Gelapkan Uang

Dejurnal.com, GARUT – walaupun pemerintah sudah berupaya meningkatkan kesejahteraan ASN guna menekan angka penyelewengan anggaran tetapi hal tersebut rupanya belum berhasil seperti yang terjadi di puskesmas kec singajaya.

Belum lama ini di hebohkam dengan bocor nya pengeloaan anggaran di puskesmas tersebut yang mencapai kurang lebih 200 jutaan yang di duga di lakukan oleh oknum bendahara berinisial Dsa.

Dimana pengelolaan anggaran seperti itu tidak bisa di pertanggung jawabkan,adapun menurut sumber kebocoran anggaran tersebut berasal dari blud dan BOK

Upaya penyelesaian secara kekeluargaan sudah di tempuh dimana para pihak yang di duga menggunakan anggaran tersebut akan mengganti dengan cara menggadaikan sertipikat rumah di Bank tetapi hal tersebut belum terrealisasi.

Baca :   Divonis 6 Tahun Bui Karena Korupsi Dana Desa, Kepala Desa asal Garut dan Istrinya Menghilang

Ketika awak media online mewancarai salah satu pegawai puskesmas singajaya yang nama nya minta di rahasiakan membenarkan adanya penyelewengan tersebut dan mengatakan sedang di bereskan, kini oknum bendahara tersebut jarang ngantor.”katanya.

Di lain pihak ketua LSM penjara kab Garut Usep ketika di mintai tanggapan mengenai hal tersebut mengatakan oknum ASN Puskesmas Singajaya tersebut harus di beri sangsi yang tegas karena sudah melanggar sumpah janji ASN dan bisa berlanjut ke ranah hukum karena tindakan penggelapan anggaran bisa di katagorikan perbuatan korupsi.” ujar Usep

Sementara itu kadis kesehatan dr Teni sampai berita ini di turunkan belum bisa di konfirmasi karena sulit di hubungi.”(H.Machio).

Baca :   Pilkades Serentak Sukses Tanpa Ekses, DKKG : Budaya Politik Masyarakat Garut Makin Baik