Limbah Domestik tercampur limbah B3,RSUD Ciamis diduga lalai

    Sangat ironis ketika melihat limbah B3(bahan,berbahaya,dan beracun) dan limbah Domestik (sampah rumah tangga) diduga bercampur di kontainer sampah domestik rumah sakit umum ciamis.

    Padahal kategori limbah B3 ini cara penangannannya sudah di atur dalam peraturan mentri LHK no 56 tahun 2015, sangsinya pada UUD no 32 tahun 2009,begitu juga kab ciamis sudah memiliki Perbup no 63 tahun 2015 tentang persyaratan lokasi,bangunan dan cara penyimpanan sementra limbah B3 dan pengumpulannya limbah B3.

    Dr.Aceng selaku direktur RSUD Ciamis menjelaskan ” bahwa RSUD ciamis sudah memiliki SOP (standar oprasional prosedur ) yang mana di setiap ruangan kita sediakan beberapa tong sampah untuk langsung memilah antara sampah medis,non medis,dan sampah yang bisa di daur ulang,dan kita juga sudah membangun 2 TPS yang satu TPS untuk limbah domestik dan yang satu untuk limbah medis” ucapnya saat kita temui di ruangan kasubag TU Rumah sakit 24 agustus 2018.

    Bagian sanitasi dan kasubag TU melihat secara langsung ke TPS domestik, disana ada bekas jarum suntik yang berserakan,selang infus dan bekas medis lainnya di dalam kontainer , di luar kontainer dan gudang, namun menurut bagian sanitasi bahwa jarum suntik itu adalah sampah medis lama yang belum sempat di pisahkan.

    By : Jepri tio