Lautan Manusia dan Preman Pensiun Sambut Api Obor Asian Games di Tugu Perjuangan Garut.

    Dejurnal.com, GARUT – Api obor Asian Games 2018 tiba di Tugu Kubang, Desa Tanjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (12/08) pagi pukul 09.30 WIB. Masyarakat antusias menyambut kirab obor pesta olahraga empat tahunan tersebut.

    Pawai dimulai ketika Api abadi yang diambil dari India dan Jogjakarta ini diterima oleh Wakil Bupati Garut, dr Helmy Budiman dan diserahkan kepada pelari pertama pembawa api obor Asian Games 2018, yakni Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK. Dalam proses penerimaan itu, Kapolres Garut didampingi berbagai pihak dari institusi terkait seperti TNI, Kepolisian, hingga panitia pelaksana Asian Games (INASGOC). 

    Obor Asian Games kemudian diarak secara estafet menuju finish di lapangan Otista Alun-Alun Garut. Masyarakat Garut begitu antusias menyambut pawai obor. Lautan manusia dari berbagai kalangan membanjiri jalan agar tidak ketinggalan momen historis tersebut.

    Penyambutan obor Asian Games 2018 tidak hanya dilakukan oleh masyarakat. Kemeriahan juga diikuti oleh para pemain sinetron “Preman Pensiun” di bawah pimpinan Kang Mus (Epi Kusnandar).

    Kehadiran para pemain “Preman Pensiun” ini seolah mengobati kerinduan warga Garut akan sinetron yang pada 2016 sempat masuk jajaran sinetron yang paling ditunggu masyarakat. Mereka pun, memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama para pemain.

    Para pemain “Preman Pensiun” hadir mengikuti di titik penyambutan pertigaan jalan raya Bandung-Garut, tepatnya di Jalan Prof Anwar Musaddad. Di tempat ini, panggung dan aneka pertunjukan kesenian yang ditampilkan begitu meriah menyambut api obor Asian Games 2018.

    Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman dalam sambutannya mengatakan, api obor Asian games 2018 ini menandakan semangat juang para atlet Indonesia.

    “Sama seperti semangat juang para pahlawan di Indonesia yang tanpa kenal lelah. Api obor Asian Games 2018 akan menginap semalam di Garut untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Cianjur,” ujar Wakil Bupati Garut.”(Igi /Ud)