HUT Bhyangkara Ke-72 Gelar Paralayang dan Gantolle Dalam Rangka Kampanye Anti Hoax dan Pilkada Damai


    Dejurnal.com, GARUT – Kepolsian Resort Garut akan menggelar Paralayang dan Gantolle Kapolda Jabar Open Cup di Bukit Paramasatwika, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut pada tanggal 19-22 April 2018 mendatang dalam rangka HUT Bhyangkara ke- 72 dan deklarasikan Anti Hoax dan Pilkada Damai.

    Menurut Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna SIK, berharap dengan adanya kegiatan ini akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Garut.

    Untuk hal ini didasarkan pada setiap pertengahan tahun yang biasanya low session atau titik rendah kunjungan wisatawan. Garut,” ucap Budi,

    Dengan daerah yang dikelilingi perbukitan tinggi, maka pihaknya bersama Pemkab Garut sepakat untuk merintis dan memberdayakan paduan olah raga ekstrem yang belum ada di Kabupaten Garut, yakni dengan korelasi yang berhubungan erat dengan destinasi wisata alam yaitu olah raga paralayang dan gantolle.


    Lanjut Kapolres “tujuan acara tersebut juga untuk mewadahi cabang olahraga dan komunitas dirgantara bisa berpartisipasi dalam menarik wisatawan ke Garut. Perputaran ekonomi saya kira akan mengikuti dengan acara ini. Apalagi kegiatan ini juga rencananya akan ada pemecahan rekor MURI dengan jumlah peserta Paralayang dan Gantole terbanyak.”ungkap Kapolres, Minggu (15/04).

    Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut, H Budi Gan Gan SH M Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Garut beserta jajarannya. Karena, kata Budi, pemberdayaan wisata dan pengembangan olahraga sangatlah tepat dalam membantu pembangunan suatu daerah. 

    Hadirnya paralayang dan gantole di Kabupaten Garut membuat para wisatawan akan tertantang melihat panorama alam Kabupaten Garut pada suatu ketinggian.

    “Hadirnya cabang olah raga ini, pasti akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan juga akan memperkenalkan sebuah cabang olahraga yang sangat awam bagi masyarakat kami. Bekerjasama dengan Dinas PUPR, akses jalan akan kami sempurnakan, dan itu bisa membuat para pengujung lebih cepat melakukan aktifitas di sekitar obyek wisata paralayang. Di sana juga akan dibangun sebuah spot berfoto yang bisa dinikmati oleh para pengujung,” pungkas Budi Gan Gan.” ( Udg)**