Cangkir Awi, Kerajinan Tangan Masyarakat Desa Hegarmanah

    Dejurnal.com, Garut – Bambu, salah satu sumber daya alam di pedesaan yang melimpah dan terkadang tidak termanfaatkan secara maksimal kecuali hanya untuk keperluan tertentu. Namun di tangan Komara (54), bambu bisa disulap menjadi souvenir yang unik dan bisa bermanfaat untuk minum layaknya gelas.

    Sebut saja Cang Aw alias Cangkir Awi, kerajinan tangan dari bambu hasil polesan Komara warga Desa Hegarmanah Kecamatan Bungbulang.

    “Bambu yang dipakai untuk membuat Cang Aw adalah Bambu Surat,” ujar Komara kepada dejurnal.com, Rabu (18/4/2018).

    Komara menambahkan, pengrajin Cang Aw di Desa Hegarmanah ada sekitar lima orang, dan saat ini area pemasaran masih bersifat lokal.

    “Pemesanan hanya dari yang kenal saja karena memang belum memiliki marketing khusus,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Hegarmanah Pendi Efendi menyatakan bahwa saat ini pihaknya belum bisa fokus untuk memberdayakan potensi masyarakat desa seperti pengrajin Cang Aw.

    “Insya Allah, kita sedang membenahi Bumdes agar mampu menopang potensi yang ada di desa Hegarmanah,” ujarnya.

    Namun demikian, lanjut Pendi, kerajinan Cang Aw selalu dipajang di kantor desa dan jika ada tamu luar desa yang tertarik suka membeli.

    “Hitung-hitung promosi,” pungkas Pendi.***

    Bang Esha