Selain Bangun MCK, Dana PIP Siswa Miskin SDN di Padaasih Juga Jadi Bancakan

Dejurnal.com, Garut – Adanya pengalihan anggaran PIP yang sejatinya untuk siswa tidak mampu namun dipakai membangun MCK cukup beralasan dan masuk akal. Pasalnya, dari awal mulanya juga dana PIP yang seharusnya membantu siswa miskin agar bisa lanar bersekolah malah jadi ajang bancakan dan bagi-bagi jatah.

Data yang diperoleh dejurnal.com, salah satu SD Negeri di Padaasih Pasirwangi, para siswa miskin yang belum mendapatkan KIP, menerima dana PIP hasil usulan atau aspirasi salah satu Partai.

Dalam kegiatan sosialiasi bersama orang tua siswa dan pihak bank, Selasa (4/2/2020), Kepala SD Negeri di Padaaasih tersebut menyatakan bahwa dana PIP adalah hak siswa miskin. Dana PIP pun kemudian diberikan kepada siswa miskin sesuai nama yang tertera.

Namun anehnya, setelah para siswa miskin tersebut mencairkan dan dananya telah diterima, Kepala SD Negeri memerintahkan guru untuk mengambil dana dari para siswa miskin dengan dalih untuk pembangunan MCK.

Lebih celakanya lagi, ada kwitansi pemotongan yang dilakukan oknum karena sebelumnya sudah ada komitmen pihak sekolah dengan tim pengusul dana PIP untuk memberikan fee jika anggaran cair.

Tak tanggung-tanggung, pemotongan dana PIP tersebut memakai kwitansi bermaterai cukup, satu kwitansi sebesar 10% untuk tim pengusul yang mensukseskan program tersebut dan 30% bagi pengusung aspirasi program dana PIP.***Yohannes